Search Product
Wishlist Shopping Cart

Cara Meningkatkan Penjualan Industri Fashion di Era Covid19

creator
Published : Tue, 12 Jan 2021 11:25:53
Written by Admin Locette
Updated : Wed, 13 Jan 2021 13:49:33

Upaya apa aja sih untuk meningkatkan Industri Fashion di era Covid 19.Pandemi seakan menjadi hantaman besar bagi banyak sektor bisnis. Tak lain  Industri fashion pun terkena dampak yang mengejutkan. Sejumlah desainer dan brand dalam negeri pun dituntut untuk beradaptasi dengan keadaan untuk bertahan. Salah satu dampaknya adalah turunnya pengunjung pusat perbelanjaan hampir 50%.  Dan konsumsi masyarakat juga hanya berpusat pada kebutuhan bahan pokok dan alat kebersihan. Sektor lainnya seperti pakaian, perangkat elektronik, dan kosmetik terjadi penurunan pelanggan.


Ditambah lagi pemberlakuan PSBB juga membatasi  mobilitas para pembisnis sehingga banyak sekali industri di Indonesia tergoncang.


Namun, kita semua beruntung karena kita hidup di zaman yang serba online tanta harus ada kontak fisik.  Itu membuat industri dalam negri tetap berjalan sebagaimana mestinya walaupun mungkin untuk sebagian Industri Fashion membutuhkan shopping experiences in store. Hal ini juga membuat masyarakat terutama di  Indonesia semakin aware dengan adanya local brands yang tidak kalah dengan brand-brand luar.


Locette mau berbagi sedikit tips buat kalian pejuang bisnis fashion ataupun ritel.


1. Memaksimalkan Penjualan Online Platforms

Pejuang small business bisa beralih fokus strategi di penjualan online. Setidaknya cara ini bisa membantu kalian dari kerugian akibat penurunan drastis penjualan offline. Online shop anda pun bisa menggunakan beberapa digital marketing tools seperti fitur mass mailing , Digital ads dan online campaign. Kalian juga harus menyiapkan strategi untuk mengelola lonjakan penjualan online, dan perubahan operasi yang terjadi. Jangan lupa juga untuk menyiapkan strategi untuk menge



2. Memberlakukan Program Promosi

Siapa sih disini yang tidak tartarik mendengar kata promosi? Tidak sedikit dari masyarakat seria menunggu adanya promosi untuk berbelanja. Di kasus ini Online shop anda bisa memberlakukan beberapa program promosi seperti potongan harga, bebas ongkir, cashback , dan juga vouchers.


Karena pandemi ini belum pasti kapan akan berakhirnya (semoga aja yaa cepat.. Kita doakan yang terbaik saja). Anda mungkin harus menggunakan strategi program promosi ini lebih lama dan lebih “menarik”. Jadi, pastikan Anda bisa mengontrol margin penjualan setiap produk secara lebih efektif.




3. Fokus Pada Penjualan Best Selling Produk

Agar tetap efektif, Anda bisa memperbanyak produksi dan penjualan di barang-barang yang paling laris untuk menghemat biaya secara keseluruhan karena dipastikan ada perputaran. Dengan beget, kenaikan harga material  atau bahan bisa tertutupi dengan penjualan yang maksimal.




4. Bernegosiasi Dengan Para Supplier dan Vendor

Sebagai seorang pembisnis kalian harus pintar pintar dalam bernegosiasi. Apalagi pengusaha ritel harus bergelut dengan stok barang yang menipis dan harga yang melangit. Sedikitnya tenaga kerja, sulitnya mengoptimalkan penjualan, dan prediksi inventaris yang tidak bisa di planning secara matang bisa berpengaruh besar pada penjualan Anda. Jadi, cobalah bernegosiasi bada vendor/supplier untuk beberapa keringanan pembayaran atau perubahan kebijakan lainnya.




5. Mempersiapan Pemulihan

Berdasarkan riset yang ada saat wabah pandemi covid ini berakhir justru penjualan seperti bajulah yang meningkat. Akibat para pengusaha ritel tidak siap sedia mempersiapkan stock membuat perusahaan ritel tidak mampu memenuhi permintaan stock customer.


Oleh karena itu, Anda sebaiknya menghindari kekacauan seperti ini dengan menyusun strategi bisnis yang adaptif. Kelak jika wabah Covid-19 ini berakhir, mulailah kembali ke standar statistik pemesanan berulang dan lakukan penyesuaian harga.